Latest Post

dunia sementara

dunia sementara
akhirat selam-lamany
orang kaya mati
orang miskin mati
raja-raja mati
rakyat biasa mati

mati=menuju gerbang kebaqaan
siapa yang bakal tahu?
kalau tadi masih bersama, 1 jam kemudian?
meninggalkan kita
ya, tak ada yang tahu
kapan kita mati

 

sierra (lanjutan)



“oke anak-anak, sekarang waktunya kalian mengekspresikan diri kalian lewat puisi. Liarkan pikiran kalian, ikuti hati kalian saat menulisnya, siap?” Tanya dosen kesusastraan siang itu
“Pak, dikumpulkan enggak puisinya?”, tanya Citra yang merupakan teman sekelas Sierra
“oh ya, terima kasih mbak Citra sudah mengingatkan saya. Jadi, puisinya dikumpulkan paling lambat besok pagi jam 07.00 WIB di meja saya, paham?”
“iya pak” jawab seluruh mahasiswa secara serentak, walaupun masih ada saja yang ngomel-ngomel (hehe)
10 menit berlalu, tapi belum ada goresan tinta dari Sierra
“hei Ra, kok kamu belum nulis?”, Tanya Ina yang sedari tadi memperhatikan Sierra
“Aku masih ngambang nih Na, belum dapet inspirasi” jawab Ina
“kamu masih kebayang mas Amir ya? Cie cie…”
“Ah, Ina apaan sih..enggak lah bebeb” sambil menggelitik perutnya Ina
Kontan kelas menjadi rame karena Ina memang suka berteriak apabila digelitik perutnya. Kala itu, semua mata pun tertuju pada mereka berdua. Wah, mati kutu tuh
Mata Sierra terus melihat-lihat di balik jendela kelas, ya saat itu pula ia mendapatkan inspirasi
Cinta Teragung
Saat ku titipkan bisikan syahdu
Ku kenang semua asa ku dulu
Ingin selalu berdua denganMu
Bermesra denganMu selalu
Bukan menunggu hingga tua usiaku
Duhai Sang Maha Esa
Aku kembali menyentuh rasa
Pada setiap hari-hari pemberianMu
Bintang dan rembulan serasa berkasih mesra
Dalam suasana hikmah
Dalam sujud dan berzikir padaMu
Untuk hambaMu yang penuh luka ini
Aku pasrah
Dalam malamku, hingga sujudku reda
Kutadah cahya bulanMu dalam buaian tangan ini
Menggenggam asa yang berkepanjangan
RahmatMu begitu luas
Menggunung bak waktu
            Terima kasih Duhai Ilahi Robbi
Terlalu banyak nikmat yang kau curahkan pada hamba
            Bangunkan aku Robb
            Sadarkan aku Robb
            Bersihi noda yang tak terpancar
            Aku ingin mati dalam buaianMu
Bertemu cintaku
*** bersambung
 

Sierra (lanjutan)



Jam sudah menunjukkan pukul 09.10 pagi. Kuliah pertama Sierra terlalui dengan begitu nyaman, tanpa beban karena memang dosen yang mengampunya ialah dosen favorit Sierra.
“Ra, sholat dhuha yukkk”, ajak Ina dengan setengah memaksa
“hayuk sayang…” kata Sierra dengan tatapan penuh kedamaian
Mereka berdua pun beranjak dari tempat sebelumnya menuju masjid kampus yang terlihat begitu megahnya. Lalu lalang mahasiswa menuju dan keluar masjid, ya seperti itulah pemandangan masjid kampus Sierra. Ornamen-ornamen yang menghias pada dinding masjid itu, menambah kesan megah masjid kampus Sierra. “Nurul Huda”, ya itulah nama masjid kampus tempat Sierra menimba ilmu.
Selesai menunaikan sholat Dhuha, mereka berdua pun beranjak dari masjid menuju fakultas untuk mengikuti perkuliahan kedua.
“hai, Sierra…” sapa Amir yang merupakan teman satu organisasi Sierra di kampusnya itu.
“oh, hai… mau kemana mas Mir?”, jawab Sierra dengan senyum yang mengembang pada wajah Sierra.
“Subhanalloh, manis dan cantik sekali gadis ini.” Gumam Amir dalam hati, yang seketika itu membuat Sierra dan Ina kebingungan karena Amir berdiam diri tanpa menjawab pertanyaan dari Sierra.
“oh ya Ra, hehe ,maaf aku melamun…aku mau ke fakultas Ra, mau ketemu dosen nih. Kamu mau kemana Ra? Lengket banget sama Ina”
“Ih mas Amir kepo deh..hehe” celetuk Ina
“mau kuliah lagi mas,” jawab Sierra dengan malu-malu
“Oh ya sudah, selamat kuliah ya Ra, semoga sukses”, ucap Amir pada Sierra yang dibarengi dengan senyum itu yang tersungging pada bibirnya. Semua itu menambah indah penciptaanNya, yang memang Amir adalah orang yang baik paras dan kelakuannya.
“iya mas, makasih”, jawab Sierra
Mereka berdua pun melangkahkan kakinya menuju fakultas sambil meninggalkan Amir yang sedari tadi memandangi langkah kaki Sierra.
***bersambung
 

'Asyuro (Ngaji Bareng Al Khidmah Saintek Uin Suka, by: Mas Wasik)



‘Asyura berasal dari kata ‘asyara, artinya bilangan sepuluh. Secara istilahi Puasa ‘Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram pada Kalender Islam Hijriyah. Tahun 1435 H ini hari 'Asyura bertepatan dengan hari kamis14 november 2013 M. Hukum puasa Asyura adalah sunnah muakkad; maksudnya sangat dianjurkan dan berpahala bagi yang mengerjakannya namun tidak berdosa bagi yang tidak mengerjakannya.

Hadits dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan Imam Bukhori:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانَ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka. (HR Bukhari)

Diriwayatkan bahwa puasa ‘Asyura sudah dilakukan oleh masyarakat Quraisy Makkah pada masa jahiliyyah. Rasulullah SAW juga melakukannya ketika masih berada di Makkah maupun seteleh berada di Madinah. Diriwayatkan juga bahwa ketika Nabi SAW datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Nabi Musa AS berpuasa pada hari ini. Rasulullah bersabda,
فَأَناَ أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ

Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka kemudian beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya. (HR Bukhari)

Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah pun sempat diprotes oleh umat Islam di Madinah: “Ya Rasulallah, hari itu (’Asyura) diagungkan oleh orang Yahudi.” Maksudnya, kenapa umat Islam mengerjakan sesuatu persis seperti yang dilakukan oleh umat Yahudi? Beliau lalu bersabda: "Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9.” Setelah itu, tidak hanya disunnahkan puasa pada tanggal 10 tapi juga tanggal 9 Muharram. Sayang, sebelumdatang tahun berikutnya Rasulullah telah wafat. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan keinginan beliau untuk berpuasa pada tanggal 9 dimaksudkan agar tidak persis seperti yang dilakukan oleh umat pada masa Nabi sebelumya, yakni Yahudi dan Nashrani. (Fathul Bari 4: 245)

Sebagian ulama memberikan nama tersendiri untuk puasa sunnah di tanggal 9 Muharam ini, yakni puasa Tasu’a, dari kata tis’a artinya bilangan sembilan. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa puasa tanggal sembilan ini adalah bagian dari kesunnahan puasa asyura.

Adapun fadhilah atau keutamaan puasa asyura adalah seperti digambarkan dalam hadits dari Sahabat Abdullah bin Abbas berikut ini:
مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَومَ فَضْلِهِ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا اليَوْمِ يَوْمُ عَاشُوْرَاءَ وَهذَا الشَّهْرُ يَعْنِي شَهْرُ رَمَضَانَ

Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan. (HRMuslim)
Puasa ‘Asyura disandingkan dengan puasa Ramadhan. Rasulullah SAW juga bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ. وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةَ، صَلاَةُ اللَّيْلِ 

Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR Muslim)

Keutamaan yang didambakan dari puasa ‘Asyura adalah dapat menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu. Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ

Puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu
. (HR Abu Daud). Begitu besar keutamaan yang terkandung pada puasa di hari ini. Bahkan sebagian ulama salaf menganggap puasa ‘Asyura hukumnya wajib. Namun berdasarkan hadits ‘Aisyah di atas, kalaupun puasa ini dihukumi wajib maka kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang sunnah. (A Khoirul Anam)
 

Lagi Teks Sholawat ^^



 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seberkas Cahaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger